Riyan Permana Putra Ucapkan Selamat kepada Hardivizon yang Digelari Datuak Panduko Labiah dalam Batagak Gala Pangulu di Agam
Agam – Tokoh Minang yang juga advokat Dr (cand). Riyan Permana Putra, SH, MH, CLOP, selaku perintis Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Sumatera Barat menyambut baik dan menyampaikan ucapan selamat kepada Hardivizon DT. Panduko Labiah yang seangkatan dengannya pada S3 Doktor Hukum Islam UIN Imam Bonjol Padang atas gelar adat yang diterimanya pada Ahad, 9 Februari 2025 yang bertempat di Ujuang Tanjung, Koto Marapak, Magek, Agam, Sumatera Barat.
“Selamat kepada Hardivizon DT. Panduko Labiah atas gelar ini. Semoga semakin terpanggil untuk melestarikan budaya di kampung halaman,” kata sosok kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat ini disela-sela sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Minggu, (9/2/2025).
Diketahui, Hardivizon DT. Panduko Labiah menerima gelar dari kaumnya. Acara ini juga akan dihadiri oleh Armen, SE. DT. Pamuncak Nan Sati (Ketua KAN Magek) dan Zulnasri Dt. Rajo Api (Niniak Mamak Suku Koto Magek).
Riyan Permana Putra juga berharap Hardivizon DT. Panduko Labiah dapat menjadi kebanggaan bagi kaum dan bermanfaat bagi anak kemenakan.
“Dengan kiprah Bapak Hardivizon DT. Panduko Labiah dibidang pendidikan, keagamaan, dan diberbagai bidang lainnya, telah banyak memberikan sumbangsih bagi masyarakat. Tentunya dengan pengukuhan gelar adat ini akan semakin meningkatkan perhatian terhadap daerah dan kampung halaman dan juga akan dapat mengayomi, membimbing anak kemenakan di segenap aspek kehidupan,” ucapnya.
Dengan telah dikukuhkannya gelar Hardivizon DT. Panduko Labiah ini, Riyan Permana Putra sebagai Putra Minangkabau berharap KAN bersama Bundo Kanduang setempat berperan aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari khususnya bidang pelestarian adat yang tumbuh dan berkembang di nagari.
“Serta mendukung program-program pemerintah daerah dan berharap kepada kerapatan adat agar dapat memberikan pertimbangan dan masukan kepada Pemerintahan Nagari dan BPRN dalam melestarikan nilai-nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” tutupnya.(Tim Media Bukittinggi Agam/Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Korwil Bukittinggi – Agam)