Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Ismunandi Sofyan Bapaknya Para Petani Siap Perjuangkan Pengembangan Lumbung Bawang Merah dan Agro Wisata di Lawang

Ismunandi Sofyan Bapaknya Para Petani Siap Perjuangkan Pengembangan Lumbung Bawang Merah dan Agro Wisata di Lawang

Agam – Pada hari Kamis, (28/4/2022) siang hari ini, Ismunandi Sofyan, S.E., yang merupakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra yang baru saja dinobatkan sebagai Bapaknya Para Petani oleh petani di Bukittinggi – Agam ini ini menghadiri panen bawang di daerah Lawang, Agam.

Dalam acara panen bawang merah yang diikuti Ismunandi Sofyan bersama para petani di Lawang, Agam. Ia pun banyak mendapat keluhan dari petani, mulai dari harga pupuk mahal hingga harga hasil panen.

Saat memanen bawang merah, Ismunandi didampingi oleh Ketua dan para petani Bawang dari kelompok tani Aia Nan Janiah, Lawang, Agam, serta Ketua Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Kota Bukittinggi, Dr (cand). Riyan Permana Putra, S.H., M.H. Sambil memanen, sesekali Ismunandi mengobrol bersama bapak-bapak dan ibu-ibu petani. Lahan pertanian di lokasi ini dengan luas kurang lebih 10 ha ditanami bawang merah dan berbagai tanaman sepanjang tahun. Petani juga menanam alpukat, durian, dan akan dikembangkan juga peternakan. Kedepannya kawasan ini akan dijadikan Agro Wisata sehingga bisa meningkatkan investasi masyarakat Nagari Lawang.

Usai memanen bawang merah, Ismunandi juga berdialog dengan petani di gubug yang berada di pematang sawah. Rata-rata petani mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah dalam bidang pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan saran prasarana.

“Masalah pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan sarana prasarana alhamdulillah selama ini kami dibantu bapak Ismunandi Sofyan. Dari pemerintah daerah dan provinsi belum ada,” kata Deni, Ketua Kelompok Tani Aia Nan Janiah.

Kepada para petani, Ismunandi mengungkapkan siap membawa persoalan-persoalan tersebut untuk dicarikan solusi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Ia mengatakan memperhatikan betul persoalan rendahnya harga hasil tanam saat musim panen, yang masih saja terus terjadi.

“Soal harga pupuk dan harga jual serta tentang pengembangan kelompok tani Aia Nan Janiah ini nanti saya akan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan BUMD seperti Bank Nagari melalui dana CSR untuk pengembangan pertanian di Nagari Lawang, Kecamatan Matur ini,” sebut Ismunandi.

Ia pun memastikan akan mengawal pengembangan Lawang menjadi sentra bawang merah di Sumatera. Ia juga menyatakan akan mengawal permasalahan yang dihadapi petani di Lawang, Kecamatan Matur, Agam. Ismunandi berharap agar perjuangannya nanti melalui DPRD Sumatera Barat dapat memperjuangkan peningkatan mutu pertanian hingga perternakan baik itu pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan saran prasarana. Hingga untuk jangka panjang terwujud kawasan wisata pertanian dan perternakan di Lawang, Kecamatan Matur, Agam ini.

Kelompok Tani Aia Nan Janiah dari Nagari Lawang ini sudah membantu Provinsi Sumatera Barat dalam memenuhi kebutuhan bawang merah. Bahkan sudah dipasarkan juga hingga ke luar Sumatera Barat. Produknya juga sudah ada dalam bentuk bawang merah jadi dengan nama bawang goreng innara yang bisa dihubungi lewat akun facebook Nila Nilmaliza dan Whatshapp 0813633029074.

Untuk jangka panjang, Ismunandi Sofyan mendukung pengembangan destinasi Agrowisata Bawang Merah di Nagari Lawang, Kabupaten Agam, sehingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat dalam kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Dan Ketua Kelompok Tani Aia Nan Janiah mewakili para petani turut berterima kasih terhadap peran dari Bapak Ismunandi Sofyan dalam membantu mengembangkan kemampuan dan peningkatan sarana dan prasarana petani di kelompoknya.

Menurut Deni, dengan berkembangnya pertanian bawang ini menjadi kawasan agro wisata akan semakin membuka peluang usaha, lapangan kerja hingga pelatihan bagi mahasiswa yang sangat dibutuhkan masyarakat. Jadi, pertanian, perternakan dan agrowisata yang akan dikembangkan kelompok tani Aia Nan Janiah ini kami harap akan menambah penghasilan bagi masyarakatnya.(*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *